Tampilkan postingan dengan label ideologi kebangsaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ideologi kebangsaan. Tampilkan semua postingan

AUTISM

dalam kepekatan,
burung malam menjawab igauan
           seorang gadis yang mengalami gangguan ingatan.

hampir setiap malam ia merintih, bersenandung, atau berkata-kata,
           yang tak mampu kutangkap apa maknanya.

sesekali anjing peliharaannya bersuara,
entah memang faham
atau bisa jadi sekedar berusaha menenangkan tuannya.

aku masih tak berbaju, dibawah langit berwarna kelabu.

kurasa biarlah ia dengan dunianya,
tak perlu aku mengganggu atau merasa terganggu,
sebab aku juga berada dalam sebuah dunia
          yang tak tahu harus kusebut apa...



Tradisi Pengerahan Massa di Negeri Kita



Beberapa hari ini media diramaikan dengan berita ditangkapnya Ratu Atut, gubernur Banten, dengan tuduhan suap pilkada Lebak, Banten. Namun bukan hal itu yang akan kita bicarakan kali ini, tapi berita lain yang mengiringinya, soal aksi ratusan Jawara Banten yang secara demonstratif menunjukkan dukungannya kepada Ratu Atut.

Ratu Atut, pengerahan massa, jawara pendekar banten
aksi jawara banten (foto: google search image)

Tradisi Pengerahan Massa di Negeri Kita

NELSON MANDELA, HAK ASASI MANUSIA, DAN PERMASALAHAN PALESTINA

Biografi singkat Nelson Mandela dan perlawanannya terhadap Apartheid

terlahir dengan nama Rolihlahla Dalibhunga Mandela pada 18 Juli 1918 di desa kecil Mveso, di lembah sungai Mbashe di Afrika Selatan. Sedangkan nama depan Nelson diberikan oleh salah seorang gurunya di sekolah.

Pada tahun 1944 Nelson Mandela bergabung dengan Kongres Nasional Afrika (African National Congress - ANC), kemudian menjadi presiden Liga Pemuda ANC.

Pada tahun 1952 Nelson Mandela mendirikan kantor pengacara kulit hitam pertama di Johannesburg bersama Oliver Tambo. Bersama-sama dengan Tambo, Mandela berkampanye menentang system apartheid yang diterapkan oleh Partai Nasional Afrika Selatan. Partai Nasional Afrika hanya boleh beranggotakan kaum kulit putih dan selama pemerintahan mereka menindas penduduk kulit hitam yang menjadi mayoritas di Afrika.

pada tahun 1960 pemerintah membekukan ANC, Mandela pun mulai melakukan perlawanan bawah tanah. Kemudian terjadilah peristiwa pembantaian Sharpeville dimana sekitar 70 warga kulit hitam mati tertembak. Pembantaian Sharpeville menandai berakhirnya perlawanan terhadap apartheid secara damai. Mandela sebagai wakil presiden ANC kemudian memprakarsai kampanye sabotase ekonomi bagi Afrika Selatan oleh dunia internasional. Mandela kemudian ditangkap dengan tuduhan berupaya menggulingkan pemerintah.Tahun 1964 Mandela dijatuhi hukuman seumur hidup dan dipenjara di Pulau Robben selama 18 tahun sebelum dipindahkan ke penjara Pollsmoor pada tahun 1982.

Oliver Tambo, mitra Mandela yang hidup di pengasingan kemudian melancarkan kampanye internasional untuk membebaskan Mandela. Dunia internasional kemudian memperketat sanksi ekonomi terhadap Afrika Selatan. Akhirnya pada tahun 1990, Presiden FW de Klerk mencabut larangan terhadap ANC, Nelson Mandela pun dibebaskan dari penjara. Kemudian dimulailah perundingan-perundingan untuk membentuk demokrasi multi-ras di Afrik Selatan. Mandela bersama Presiden Afrika Selatan, FW de Klerk, mendapat hadiah Nobel Perdamaian pada bulan Desember 1993.

Nelson Mandela
Nelson Mandela, foto: google search image
Nelson Mandela telah meninggalkan kita namun perjuangan dan semangatnya masih membekas di setiap hati yang memperjuangkan kemerdekaan dan persamaan hak manusia.
Nelson Mandela telah tiada, apartheid di Afrika memang sudah lama runtuh tapi bukan berarti permasalah hak asasi dan kemerdekaan telah selesai. Palestina, satu-satunya bangsa yang belum merdeka.

NELSON MANDELA DAN PERMASALAHAN PALESTINA

Pemasangan RFID dan Wacana Penekanan konsumsi BBM Bersubsidi

Beragam cara dan wacana diajukan pemerintah untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi, mulai penggunaan stiker/kartu, melarang kendaraan dinas menggunakan BBM bersubsidi, sampai proyek pemasangan RFID pada kendaraan  yang saat ini sudah mulai dilakukan dan diharapkan bisa selesai pada Juni atau Juli  2014.
Apakah rencana dan cara-cara tersebut akan berhasil menekan konsumsi BBM?


Apa itu RFID?


RFID (bahasa Inggris: Radio Frequency Identification) adalah sebuah metode identifikasi dengan menggunakan sarana yang disebut label RFID atau transponder.
Label atau kartu RFID adalah sebuah benda yang bisa dipasang atau dimasukkan di dalam sebuah produk, hewan atau bahkan manusia dengan tujuan untuk identifikasi menggunakan gelombang radio. Label RFID berisi informasi yang disimpan secara elektronik dan dapat dibaca hingga beberapa meter jauhnya.
RFID dapat digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti: Manajement Akses, Pelacakan barang, Pengumpulan dan pembayaran tol, Mesin pembaca dokumen berjalan, Pelacakan identitas untuk memverifikasi keaslian, Pelacakan bagasi di bandara, dan lain-lain.


Keunggulan Label RFID dibandingkan system manual atau penggunaan Barcode (kode batang)


  • Sebuah label RFID dapat ditempelkan ke sebuah obyek dan digunakan untuk melacak dan mengelola inventaris, aset, orang, dan lain-lain. Sebagai contoh, label RFID bisa ditempelkan di mobil, peralatan komputer, buku-buku, ponsel, dan lain-lain.
  • Label RFID dapat dibaca jika melewati dekat pembaca label, bahkan jika pembaca tertutup oleh objek atau tidak terlihat.
  • Label dapat dibaca di dalam sebuah wadah, karton, kotak atau lainnya.
  • Label RFID dapat membaca ratusan pada satu waktu, sedangkan kode batang hanya dapat dibaca satu per satu.

(sumber: Wikipedia)


pemasangan RFID BBM bersubsidi pada tutup tangki kendaraan
pemasangan RFID pada tutup tangki kendaraan
(foto detiknews)


Apakah RFID bisa efektif menekan konsumsi BBM (bersubsidi)?


NKRI (Negara Ku Republik Impian)

Semangat, arah dan tujuan negara ini sebenarnya begitu indah, hal ini bisa kita baca dari catatan sejarah pendiriannya, baik dalam niat maupun wacana yang tertuang dalam pembukaan Undang Undang Dasar 1945 dan batang tubuhnya. Namun cita-cita itu nampaknya semakin jauh dari kenyataan dan harapan. Jika kita membahasnya seperti bercerita tentang kenangan lama atau bahkan impian kosong belaka. Kita seperti kehilangan arah, penduduk negeri seperti anak ayam kehilangan induknya.

bendera setengah tiang untuk korupsi
bendera setengah tiang

SALAH SIAPA?


bukan salah konsep dan idealismenya, tapi sebab utama semua ini adalah pada perubahan motif orang-orang yang sengaja memilih bergabung menjadi pengelola didalamnya, telah terjadi perubahan motif dan orientasi dari orang-orang yang menjadi pejabat publik.
kalau dulu umumnya dengan niat demi bangsa, sekarang orang menjadi pejabat dan pegawai motifnya sekedar karir dan harapan jaminan kemapanan di hari tua.
sudah sangat langka dari mereka yang menganggapnya sebagai sebuah pengabdian, tapi tidak lebih tujuannya keduniawian, bukan lagi spirit kepuasan rohani tapi tak lebih mengejar materi.


salahkah semua ini?
secara pribadi tentu saja tidak bisa disalahkan begitu saja, karena secara manusiawi tentu mereka berhak memilih profesinya. dan nyatanya, memang jalur inilah yang paling gampang untuk mencari garansi hari tua. karena sebuah idealisme  ideologi pribadi tidak bisa dipaksakan kepada orang lain, selama dengan catatan harus ada koridor yang membatasi semuanya, sehingga tidak terjadi penyalahgunaan wewenang dan jabatan.
koridor itu adalah HUKUM.